2 September 2026

Judul video: Siapa Yang Menolong Manusia Pada Hari Kiamat – Watch on Youtube

Yuk Subscribe Dalil-dalil Channel:
Subscribe Channel Dalil-dalil Channel

Kitab alJami Sahih jilid 3 hal591 terbitan al-Risalah al-Alamiyah cet. Pertama thn 2011

Abu Hurairah berkata: Rasulullah saw diberi sepotong daging, maka beliau saw pun mengangkat lengannya dan beliau menyukai daging tersebut. Lalu menggigit daging tersebut dengan satu gigitan.

Kemudian beliau saw bersabda: Aku adalah pemimpin manusia pada hari kiamat. Tahukah kalian kenapa? Bahwasannya di hari Kiamat nanti seluruh manusia akan dikumpulkan dari yang pertama sampai dengan yang terakhir disuatu tanah lapang, penyeru akan menyeru mereka. Pandangan menembus mereka dan matahari mendekat, duka dan kesusahan manusia sampai batas yang tidak dapat mereka pikul dan juga tidak bisa mereka emban.

Maka orang-orang saling berkata satu sama lain: apakah kalian tidak melihat apa yang menimpa kalian, apakah kalian tidak berpikir siapa yang akan memberi syafaat kalian kepada Allah?

Maka sebagian manusia berkata kepada sebagian lainnya: atas kalian Nabi Adam as, maka mereka mendatangi Nabi Adam as, mereka berkata kepadanya: Engkau adalah ayah dari manusia, Allah telah menciptakanmu dengan tangan-Nya, dan telah meniupkan kepadamu ruh-Nya dan telah memerintahkan Malaikat-malaikat-Nya untuk sujud kepadamu, maka mintakanlah syafaat untuk kami kepada Allah. Apakah engkau tidak melihat keadaan kami sekarang, apa engkau tidak melihat apa yang menimpa kami.

Nabi Adam as berkata: sesungguhnya tuhanku saat ini benar-benar marah, Dia tidak pernah marah seperti itu sebelumnya dan tidak akan marah seperti itu setelahnya. Allah telah melarangku mendekati pohon tetapi aku mendekatinya….Nabi Adam as berkata: pergilah kepada Nuh as…

Lalu manusia mendatangi Nabi Nuh as, kemudian Nabi Nuh as berkata: pergilah kepada Nabi Ibrahim as…, (sampai kepada Nabi Isa as) Nabi Isa berkata: pergilah kepada Nabi Muhammad saw,

Maka manusia mendatangi Nabi Muhammad saw dan berkata: Wahai Muhammad, engkau adalah Rasulullah saw dan penutup para Nabi as. Allah swt telah mengampuni dosa-dosamu, baik yang terdahulu maupun yang terkemudian, berikanlah syafaat untuk kami disisi Allah swt, apakah engkau tidak melihat kondisi kami sekarang?

Kemudian Rasulullah saw bersabda: lalu aku pergi hingga sampai dibawah Arsy, maka aku tersungkur sujud kepada Allah swt…kemudian dikatakan: Wahai Muhammad angkatlah kepalamu, mintalah engkau akan diberikan. Berilah syafaat, niscaya engkau diizinkan untuk memberi syafaat, kemudian aku mengangkat kepalaku dan aku berkata: Umatku Ya Allah, umatku Ya Allah…”,

Hal ini juga disebutkan dalam kitab Thariqul Hujratain hal 320 terbitan Darul bayan al-Arabi cet. Thn 2006 M*

Ibn Qayim berkata: Cukuplah keutamaan mereka dan kemuliaan mereka, sesungguhnya Allah swt mengkhususkan mereka dengan wahyu-Nya dan menjadikan mereka pengemban amanah risalah-Nya.

Dan perantara diri-Nya dengan hamba-Nya, dan Allah telah mengkhususkan mereka dengan berbagai macam kemuliaan dari-Nya maka diantara mereka para Nabi as ada yang diangkat menjadi khalil (Nabi Ibrahim as),

dan diantara mereka ada yang diajak bicara langsung oleh Allah swt dan diantara mereka ada yang diangkat ketempat yang tinggi diatas para nabi yang lain beberapa derajat.

Allah swt tidak menjadikan untuk para hamba-Nya cara atau jalan untuk sampai kepada-Nya kecuali melalui jalur para Nabi as dan tidaklah masuk kedalam surga Allah kecuali dibelakang mereka (para Nabi as),

Allah swt tidak memuliakan seorangpun diantara hamba-hamba-Nya dengan suatu kemuliaan kecuali melalui tangan-tangan para Nabi as, maka para Nabi as adalah yang paling dekat wasilah (perantara) kepada Allah swt dan paling tinggi derajatnya disisi Allah swt, yang paling dicintai Allah swt dan paling mulia disisi Allah swt.

Dan secara garis besarnya, hamba-hamba Allah swt mendapatkan seluruh kebaikan dunia dan akhirat melalui tangan-tangan para Nabi as. Dengan para Nabi as, Allah swt dikenal dan dengan mereka (para Nabi) Allah swt disembah dan dita’ati, dengan mereka (para nabi) kecintaan Allah swt didapati dibumi.

Dan yang paling tinggi derajatnya diantara para Nabi as adalah Ulul Azmi yang disebutkan dalam firman Allah swt. (Qs.42:13) Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama, apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa…” dan merekalah (Ulul Azmi) tingkatan tertinggi diantara seluruh makhluk dan mereka menjadi poros syafaat sampai mereka menyerahkannya kepada penutup mereka dan Nabi yang paling mulia diantara mereka yaitu Rasulullah saw.

Kesimpulannya bahwasannya hamba-hamba Allah swt dan segenap makhluk mendapatkan kebaikan di dunia ini, baik berupa karamah atau apapun melalui tangan-tangan para nabi as.

Khususnya rasulullah saw. Apapun yang kita dapatkan semuanya melalui Rasulullah saw. Sekalipun beliau saw telah wafat, Ibn Qayim menyatakan bahwa kebaikan dunia dan akhirat didapatkan melalui para nabi. Khususnya melalui Rasulullah saw.

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us