Judul video: Mengapa Shalat disamping Kubur Nabi saw – Watch on Youtube
Yuk Subscribe Dalil-dalil Channel:
Kitab Al-Ahadis Al-Mukhtaroh karya Diya’uddin Al Maqdisi yang bermazhab Hanbali, Jilid ke 3-4 (Riwayat terdapat pada jilid ke 4) halaman 106, Terbitan Maktabah Al Asadi cetakan ke 5 Tahun 2008 M
عن عبيد الله بن عبد الله قال رأيت أسامة بن زيد مضطجعا على باب حجرة عائشة رافعا عقيرته يتغنى ورأيته يصلي عند قبر النبي صلى الله عليه وسلم فمر به مروان فقال أتصلي عند قبره يا ابن أخ فقال له قولا قبيحا ثم أدبر فانصرف أسامة فقال له يا مروان إنك فاحش متفحش وإني سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول إن الله يبغض الفاحش والمتفحش وإنك فاحش متفحش إسناده حسن
Berkata Ubaidillah bin Abdillah: aku melihat Usamah bin Zayd menempelkan dadanya di pintu kamar Aisyah…dst, dan aku melihatnya (Usamah) melaksanakan sholat disamping kubur Nabi saw, tiba-tiba Marwan bin Hakam melintas di depannya seraya berkata: “apakah engkau sholat di sisi kuburnya, wahai putra saudaraku?
Maka Marwanpun mengatakan kepada usamah suatu perkataan yang buruk, setelah itu dia meninggalkan Usamah, kemudian Usamah menghampirinya seraya berkata: “Wahai Marwan, sesungguhnya engkau buruk akhlaknya dan kotor ucapannya” sesungguhnya aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘Sesungguhnya Allah benci terhadap orang yang buruk akhlaknya dan kotor ucapannya, dan sesungguhnya engkau wahai Marwan, buruk akhlaknya dan kotor ucapannya”
Disebutkan dalam riwayat lain ketika Marwan mengatakan: “Apakah engkau sholat disisi kuburnya? Usamah menjawab: karena aku sangat mencintainya”
Perkataan Marwan kepada Usamah dalam riwayat di atas memiliki dua kemungkinan:
Kemungkinan pertama Marwan mengejek Usamah karena dia melaksanakan sholat disamping kubur Nabi saw, kemungkinan kedua Marwan mengejek Usamah karena dia mencintai Nabi saw.
Riwayat yang sama juga terdapat dalam kitab: Shahih Ibn Hibban Jilid 12 halaman 506-507, tahqiq Syu’aib Arnauth, Terbitan Mu’asasah Al-Risalah cetakan pertama tahun 1991 M,
عن عبيد الله بن عبد الله ، قال : رأيت أسامة بن زيد يصلي عند قبر رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فخرج مروان بن الحكم ، فقال : تصلي إلى قبره ؟ فقال : إني أحبه ، فقال له قولا قبيحا ، ثم أدبر ، فانصرف أسامة ، فقال : يا مروان إنك آذيتني ، وإني سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول : « إن الله يبغض الفاحش المتفحش ، وإنك فاحش متفحش »
قال الانروط : اسناده حسن, رجاله ثقات رجال الشيخين.
Dari Ubaidillah bin Abdillah berkata: aku melihat Usamah bin Zayd sholat disamping kubur Nabi saw, tiba-tiba Marwan bin Hakam keluar seraya berkata: “apakah engkau sholat kekuburnya? Lalu Usamah menjawab: Sesungguhnya aku mencintainya. Kemudian dia (Marwan) mengatakan perkataan buruk, setelah itu dia meninggalkan Usamah, kemudian Usamah menghampirinya seraya berkata: “Wahai Marwan, sesungguhnya engkau telah menyakitiku, sungguh aku pernah mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘Sesungguhnya Allah benci terhadap orang yang buruk akhlaknya dan kotor ucapannya, dan engkau buruk akhlaknya dan kotor ucapannya”
Muhaqiq kitab berkata: Sanadnya hasan (baik) para perawinya terpercaya yaitu para perawi Bukhari dan Muslim”
Riwayat diatas tadi merupakan sanggahan bagi kelompok yang selalu mengatakan bahwa para sahabat setelah meninggalnya rasulullah saw tidak pernah mendatangi kubur beliau saw, sehingga jika ada yang melakukannya setelah mereka, maka dia telah berbuat bid’ah bahkan sampai dikatakan hal tersebut merupakan perbuatan syirik, jika demikian secara tidak langsung kelompok ini telah memasukkan Usamah bin Zaid dalam barisan musyrikin.
dan hal ini jelas merupakan pelecehan terhadap sahabat Nabi saw, sementara kita mengetahui bahwa Usamah adalah putra dari Zaid bin Haritsah yang mana beliau merupakan anak angkat Nabi saw
Dan riwayat inipun sekaligus merupakan dalil adanya manfaat dan barokah sholat disamping kubur Nabi saw. Jika perbuatan itu tidak memiliki nilai apapun maka untuk apa Usamah bin Zaid melakukan hal itu.
follow us:
INSTAGRAM: https://www.instagram.com/dalildalilchannel_official/
TWITTER: https://twitter.com/DalilChannel
FACEBOOK: https://www.facebook.com/Dalil-Dalil-Channel-110584880673739/

