Inilah Sosok Yang Dapat Memilih Waktu Kematiannya
Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Di dalam kitab Latha’if al-Ma’arif karya Ibnu Rajab Al Hambali (salah satu ulama Ahlussunnah) yang diterbitkan oleh Daruquthni (cetakan kelima pada tahun 1999, halaman 197), beliau menuliskan pembahasan tentang kematian para nabi.
Ibnu Rajab menyatakan bahwa secara tabiat manusia, kematian adalah hal yang dibenci karena di dalamnya terdapat bencana dan kesulitan yang sangat besar.
Oleh karena itu, seorang nabi tidaklah wafat sampai ia diberikan pilihan oleh Allah SWT.
Selanjutnya, pada halaman 201–202 dari kitab yang sama, dijelaskan bahwa ketika Rasulullah SAW mulai mengalami sakit yang membawa pada kematiannya, beliau diberikan pilihan oleh Allah.
Pilihan tersebut adalah antara bertemu dengan Allah atau memilih keindahan dunia beserta hidup kekal di dalamnya.
Rasulullah SAW pun memilih untuk bertemu dengan Allah.
Kisah ini diperkuat oleh riwayat di dalam kitab Musnad dari sahabat Abu Muwaihibah.
Riwayat tersebut menceritakan momen ketika Nabi SAW keluar di malam hari menuju pemakaman Baqi’ .
Beliau kemudian bersabda:
“Wahai Abu Muwaihibah, sungguh aku telah diberikan perbendaharaan dunia, kekekalan, serta surga. Kemudian aku diberi pilihan antara hal itu atau bertemu dengan Tuhanku. Maka, aku memilih untuk bertemu dengan Tuhanku dan surga.”
Riwayat yang sama ini juga tercantum di dalam kitab Fathul Bari karya Ibnu Hajar al-Asqalani (salah satu ulama Ahlussunnah) pada jilid ke-8 halaman 159, yang diterbitkan oleh Darul Hadits cetakan tahun 2004.
Kesimpulan
Dari riwayat-riwayat tersebut, kita dapat menyimpulkan bahwa salah satu keutamaan dan keistimewaan khusus yang diberikan oleh Allah kepada para nabi adalah kebebasan (ikhtiyar) untuk memilih kapan mereka akan wafat atau apakah mereka ingin tetap hidup di dunia.
Riwayat ini sekaligus membantah pernyataan sebagian umat Islam yang tidak meyakini adanya kedudukan istimewa ini pada diri para nabi.

Judul video: Inilah Sosok Yang Dapat Memilih Waktu Kematiannya – Watch on Youtube
Yuk Subscribe Dalil-dalil Channel:

Saksikan Video di Bawah Ini:
Video: Indonesia Harus Segera Merapat Ke Iran Jika Tidak Ingin Ketinggalan Kereta
Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan?
Pura-Pura Tidak Mengenalnya
Memberi Makan 100 Keluarga
SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA
SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN


