Judul video: Cara Ziarah Ke Makam Nabi saw – Watch on Youtube

Yuk Subscribe Dalil-dalil Channel:
Subscribe Channel Dalil-dalil Channel

Kitab siyar a’lam nubala karya dzahabi jilid 5 halaman 287 terbitan dar al-hadis al-qahirah cet. 2006 M*

فمن وقف عند الحجرة المقدسة ذليلا مسلما، مصليا على نبيه، فيا طوبى له، فقد أحسن الزيارة، وأجمل في التذلل والحب، وقد أتى بعبادة زائدة على من صلى عليه في أرضه أو في صلاته، إذ الزائر له أجر الزيارة وأجر الصلاة عليه، والمصلي عليه في سائر البلاد له أجر الصلاة فقط. فمن صلى عليه واحدة صلى الله عليه عشرا، ولكن من زاره – صلوات الله عليه – وأساء أدب الزيارة، أو سجد للقبر أو فعل ما لايشرع، فهذا فعل حسنا وسيئا فيعلم برفق، والله غفور رحيم، فوالله ما يحصل الانزعاج لمسلم، والصياح وتقبيل الجدران، وكثرة البكاء، إلا وهو محب لله ولرسوله، فحبه المعيار والفارق بين أهل الجنة وأهل النار، فزيارة قبره من أفضل القرب، وشد الرحال إلى قبور الانبياء والاولياء، لئن سلمنا أنه غير مأذون فيه لعموم قوله صلوات الله عليه: ” لا تشدوا الرحال إلا إلى ثلاثة مساجد ” فشد الرحال إلى نبينا صلى الله عليه وسلم مستلزم لشد الرحل إلى مسجده، وذلك مشروع بلا نزاع، إذ لا وصول إلى حجرته إلا بعد الدخول إلى مسجده، فليبدأ بتحية المسجد، ثم بتحية صاحب المسجد، رزقنا الله وإياكم ذلك آمين.

Dzahabi berkata: barang siapa yang berdiri disisi kamar yang suci (makam Nabi saw) dengan merendahkan diri seraya mengucapkan salam dan bershalawat kepada Rasulullah saw, alangkah bahagianya dia, karena telah melakukan sebaik-baik ziarah dan juga dia telah melakukan sebaik-baiknya perendahan diri dan kecintaan,

bagi para peziarah yang mengucapkan shalawat di kediaman Nabi saw, maka dia telah melakukan ibadah tambahan atau bershalawat kepada Nabi saw didalam sholatnya, ibadah tambahan tersebut juga didapatkan bagi seseorang yang mengucapkan shalawat dalam sholatnya karena hal itu dilakukan di hadapan kubur Nabi saw, bahwasannya orang yang menziarahi beliau saw dia mendapatkan pahala ziarah dan pahala shalawat kepada Rasulullah saw dan orang yang bersholawat di negerinya sendiri dia hanya mendapatkan pahala sholawatnya saja.

Barang siapa yang bershalawat kepada rasulullah saw satu kali, maka Allah akan memberikan rahmat kepadanya 10 kali. Akan tetapi barang siapa yang menziarahi beliau saw dengan cara yang tidak baik atau sujud kepada kubur saw atau mengerjakan apa-apa yang tidak disyariatkan dalam Islam maka dia telah mengerjakan kebaikan dan keburukan, hendaknya dia diajarkan dengan lemah lembut, sesungguhnya Allah maha pengampun lagi penyayang.

Dzahabi berkata: demi Allah, apa-apa yang didapati dari kegelisahan seorang muslim dan berteriak didepan kubur Nabi saw dan mencium dindingnya serta banyak menangis didepannya melainkan semuanya itu karena kecintaannya kepada Allah swt dan rasul-Nya, kecintaan ini merupakan ukuran dan juga pembeda antara penghuni surga dan penghuni neraka, maka ziarah ke kubur beliau saw adalah sebaik-baiknya cara mendekaatkan diri (kepada Allah swt).

Adapun menempuh perjalanan menuju kubur para nabi dan wali, jika kita menerima bahwa hal tersebut tidak diizinkan untuk dilakukan secara umum karena pernyataan beliau saw: jangan kalian bepergian kecuali kepada 3 masjid.

Bahwasannya bepergian menuju makan Nabi kita saw dengan sendirinya mengharuskan pergi ke masjid beliau saw dan hal tersebut disyariatkan tanpa ada pertentangan, bahwasannya tidak akan sampai kepada kubur Nabi saw kecuali setelah memasuki masjid beliau saw, maka hendaknya orang yang berziarah melakukan shalat tahiyatul masjid kemudia memberi salam kepada pemilik masjid (Rasulullah saw). Semoga Allah mengaruniakan kami dan juga kalian untuk menziarahi makam Nabi saw amin.

Kesimpulannya adalah dzahabi meyakini bahwa para penziarah berteriaak dan mencium dinding kubur nabi saw serta banyak menangis didepannya semua itu merupakan bentuk kecintaan kepada Allah dan rasul-Nya, maka tidak selayaknya orang-orang yang melakukan hal tersebuut dikatakan musyrik dan ahli bidah.

Follow us:

INSTAGRAM: https://www.instagram.com/dalildalilchannel_official/
TWITTER: https://twitter.com/DalilChannel
FACEBOOK: https://www.facebook.com/Dalil-Dalil-Channel-110584880673739/