Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Keutamaan Kisah Nabi
Kajian ini dibuka dengan selawat kepada Nabi Muhammad SAW dan doa keberkahan di bulan Ramadhan.
Kisah para nabi dalam Al-Qur’an merupakan ayat-ayat suci yang maknanya tidak akan pernah habis untuk digali.
Meskipun secara fisik tulisan kisah tersebut mungkin hanya beberapa lembar, namun karena bersumber dari Al-Qur’an yang sempurna, setiap ceritanya memiliki kedalaman makna yang lebih dari sekadar sejarah masa lalu untuk dipelajari.
Makna Sabar dalam Kisah Nabi Yusuf AS
Kisah Nabi Yusuf AS dikenal sebagai kisah paling indah, sebuah kisah cinta yang dibungkus dengan kesabaran. Sering kali muncul pertanyaan mengenai di mana batas sebenarnya dari sebuah kesabaran.
Dalam Surat Yusuf, keunikannya terletak pada pesan bahwa kesabaran harus disertai dengan keyakinan penuh akan rahmat Allah, sehingga kita dilarang untuk berputus asa.
Titik Terendah dan Datangnya Pertolongan Allah
Larangan berputus asa ini disebutkan tiga kali dalam Surat Yusuf, termasuk dalam ayat ke-110 yang menggambarkan kondisi para utusan Allah.
Bahkan para rasul pun pernah sampai pada titik di mana mereka merasa hampir kehilangan harapan (isti’as) karena didustakan oleh umatnya.
Namun, justru pada saat mereka merasa sangat terdesak dan tidak lagi melihat cahaya di ujung jalan, pertolongan Allah (nasruna) datang menyelamatkan orang-orang yang dikehendaki-Nya.
Artinya, tidak ada saat di mana kita diperbolehkan putus asa, karena saat terdesak itulah waktu turunnya bantuan Tuhan.
Kondisi Terdesak sebagai Pembuka Doa
Salah satu kondisi agar doa dikabulkan adalah saat seseorang berada dalam keadaan “mudhthar” atau sangat terdesak dan terjepit.
Dalam Al-Qur’an Surat An-Naml ayat 62, Allah bertanya siapakah yang akan menjawab doa orang yang terdesak kecuali Dia sendiri.
Nabi Yusuf memberikan teladan saat berada di dalam sumur yang gelap dan dingin, maupun saat menghadapi godaan Siti Zulaikha; ia tetap menjaga husnudzon (prasangka baik) dan kebergantungan hanya kepada Allah.
Kesabaran adalah pembungkus cinta yang membimbing seseorang untuk tetap berada di jalan Tuhan meskipun dalam situasi sesulit apa pun.
Peristiwa Cawan dan Ujian Bagi Saudara Yusuf
Sebagai bagian penutup, dikisahkan saat Nabi Yusuf bertemu kembali dengan saudara-saudaranya.
Beliau sengaja meletakkan sebuah cawan berharga ke dalam kantung adiknya, Bunyamin, secara sembunyi-sembunyi.
Setelah rombongan mereka berangkat, pasukan Nabi Yusuf mengejar dan meneriaki mereka sebagai pencuri.
Hal ini memunculkan pertanyaan menarik: apakah tindakan Nabi Yusuf ini merupakan sebuah rekayasa atau “framing” yang boleh dijadikan teladan, terutama dalam dunia politik, ataukah ada hikmah lain di baliknya?
Pembahasan mengenai hal ini akan dilanjutkan pada kesempatan berikutnya dengan harapan mendapatkan keberkahan di bulan suci ini.

Bersama KH Miftah F. Rakhmat
Judul video: Adakah Batas Kesabaran? | Kisah Nabi Yusuf AS. | Ustadz Miftah |#13 ThePropheticWisdom EdisiRamadhan – Watch on Youtube


