4 September 2026

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Wasiat di Akhir Hayat Imam Ali as.

Wasiat mulia ini disampaikan langsung oleh Imam Ali bin Abi Thalib as. kepada kedua putranya, Imam al-Hasan dan Imam al-Husain as..
Pesan mendalam ini diberikan di akhir kehidupan beliau, tepatnya setelah beliau dipukul menggunakan pedang beracun oleh Abdurrahman bin Muljam pada malam tanggal 19 Ramadhan.

Wasiat Pertama: Perhatian Khusus Terhadap Al-Qur’an

  • Menjadi yang Terdepan:
    Imam Ali as. menekankan dengan sangat agar kita selalu memperhatikan Al-Qur’an.
    Beliau mengingatkan agar kita senantiasa menjadi yang terdepan dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an, jangan sampai didahului oleh orang lain.
  • Tahapan Interaksi dengan Al-Qur’an:
    Pendekatan terhadap kitab suci ini harus dibangun secara bertahap.
    Dimulai dari tingkat paling dasar yaitu belajar membaca dan merapikan tajwid dengan benar, berlanjut pada pemahaman terjemahan serta tafsirnya, hingga pada akhirnya seluruh proses tersebut bermuara pada pengamalan Al-Qur’an di kehidupan nyata.

Wasiat Kedua: Shalat sebagai Tiang Penyangga Agama

  • Pondasi Keyakinan Jiwa:
    Shalat digambarkan sebagai tiang penyangga utama bagi agama seseorang.
    Jika shalat diabaikan, maka bangunan keyakinan agama di dalam jiwa dan dada kita akan runtuh—meskipun agama Islam secara umum akan tetap berdiri tegak dan berjaya.
  • Asupan Ruhani yang Utama:
    Sebagaimana jasad fisik memerlukan makanan yang halal dan berkualitas (thayyib) agar sehat, ruh atau jiwa manusia juga membutuhkan asupan makanan spiritual.
    Makanan bagi ruh tersebut adalah ibadah kepada Allah, di mana shalat (terutama saat bersujud) merupakan ibadah paling istimewa yang mendekatkan seorang hamba kepada pencipta-Nya.

Shalat sebagai Kunci Sukses dan Solusi Problematika Hidup

  • Kunci Menghadapi Kehidupan yang Serius:
    Bagi orang dewasa yang telah menyelami dinamika hidup, kehidupan bukanlah tempat bermain-main melainkan suatu realitas yang sangat serius.
    Shalat adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan di dalamnya.
  • Sarana Bersyukur:
    Sebagai bentuk syukur, setiap kali kita menerima limpahan nikmat dari Allah—sekecil apa pun nikmat tersebut—kita dianjurkan untuk segera mendirikan shalat dua rakaat dengan menghadap kiblat.
  • Solusi Atas Segala Masalah:
    Setiap manusia pasti menghadapi kesulitan atau problem hidup (musykilah). Allah telah menyiapkan shalat sebagai medianya.
    Jika dirundung masalah besar maupun kecil, tegakkanlah shalat dua rakaat lalu bermohonlah secara tulus saat bersujud maupun setelah selesai shalat.
  • Bersandar pada Zat yang Maha Perkasa:
    Melalui shalat, manusia yang lemah menyandarkan dirinya kepada Allah yang Maha Kuasa dan Perkasa.
    Penyandaran diri ini mampu menyelesaikan berbagai jalan buntu kehidupan, bahkan ketika akal pikiran manusia sudah tidak sanggup lagi menemukan jalan keluar.
    Kita juga dapat menggunakan shalat untuk mendoakan penyelesaian masalah diri sendiri, teman, keluarga, maupun orang tua kita.

Hikmah Peringatan Kelahiran Imam Ali as.

Peringatan hari lahir Imam Ali as. harus dijadikan momentum untuk mengambil pelajaran besar mengenai amanat, kejujuran, serta penghambaan yang tulus kepada Allah swt..
Di momen yang mulia ini, umat juga dianjurkan memohon keberkahan serta berdoa agar Allah menyegerakan kemunculan Shahibul ‘Ashri waz-Zaman demi terwujudnya kedamaian, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh umat manusia di dunia.

Wasiat Quran dan Kekuatan Shalat

Bersama Ustadz Ali Umar Al Habsyi

 

Judul video: Wasiat Imam Ali as.: Perhatikan Shalat ! – Watch on Youtube

Yuk Subscribe PANDU AHLULBAYT:
Subscribe Channel PANDU AHLULBAYT

 

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us