Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Di dalam Kitab Sunan Ibnu Majah yang dijelaskan (disyarah) oleh As-Sindi—salah satu ulama Ahlus Sunnah, diterbitkan oleh penerbit Darulrifah, jilid ketiga, cetakan kelima pada tahun 2009, halaman 520—dijelaskan mengenai keutamaan berziarah ke makam Rasulullah SAW:
- Ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu bentuk ketaatan yang paling utama dan bentuk pendekatan diri yang paling agung kepada Allah SWT.
- Disebutkan dalam sebuah riwayat hadis: “Barang siapa yang mendatangiku sebagai peziarah, dan ia tidak dibebani suatu hajat (kebutuhan lain) kecuali murni demi berziarah kepadaku, maka menjadi kewajibanku untuk menjadi pemberi syafaat baginya kelak di Hari Kiamat.”
- Hadis ini diriwayatkan oleh sekelompok ulama hadis, yang di antaranya adalah Al-Hafiz Abu Ali bin Sakan dalam kitabnya yang berjudul As-Sunan As-Sihah.
- Kedua imam hadis tersebut menilai riwayat ini sebagai hadis yang sahih. Pendapat dan penilaian kesahihan dari kedua imam ini jauh lebih utama untuk diikuti dibandingkan dengan pendapat sekelompok orang yang mencela atau melarang aktivitas ziarah makam Nabi.
Kesimpulan Utama:
Pernyataan dari As-Sindi ini menegaskan bahwa para ulama yang kapasitas keilmuannya diakui dan dapat diperhitungkan telah mengakui nilai mulia serta manfaat besar dari berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.
Oleh karena itu, kita tidak perlu memedulikan pendapat dari sekelompok kecil orang yang tidak meyakini keutamaan ziarah ini.
Riwayat ini tercantum dengan jelas di dalam Kitab Sunan Ibnu Majah.
Semoga selawat dan salam senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW serta keluarganya yang baik dan suci, dan segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Judul video: Salah Satu Cara Mendapatkan Syafaat Rasulullah saw – Watch on Youtube
Yuk Subscribe Dalil-dalil Channel:


