Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Nasihat Kaum Qorun kepada Qorun
Nasihat tersebut mencakup:
- Larangan bersikap congkak (sombong):
Karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang membanggakan diri secara berlebihan (Innallaha laa yuhibbul farihin). - Mencari kehidupan akhirat menggunakan harta dunia:
Menggunakan kekayaan yang telah dianugerahkan oleh Allah sebagai modal untuk meraih pahala dan kenikmatan surga.
Kekayaan di dunia sejatinya adalah sarana untuk “bercocok tanam”, yang hasilnya akan dipanen di akhirat kelak. - Peringatan tentang jatah di dunia:
Kaumnya mengingatkan melalui potongan ayat: Wa laa tansa nasibaka minad-dunya (Dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari dunia).
Perbedaan Penafsiran Ayat “Wa Laa Tansa Nasibaka Minad-Dunya”
Secara umum, terdapat dua sudut pandang dalam memaknai kalimat “jangan melupakan bagianmu dari dunia”:
- Tafsir Umum (Masyarakat Luas):
Banyak orang atau mufasir yang mengartikan ayat ini sebagai anjuran agar manusia berusaha sekuat tenaga untuk akhirat, namun tetap boleh menikmati kesenangan hidup dan materi di dunia. - Tafsir Spiritual Imam Ali as:
Penafsiran mendalam dari Imam Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as memberikan pemahaman yang sangat berbeda.
Tafsir ini bersumber dari kitab Ma’anil Akhbar karya Syekh Saduq, melalui jalur riwayat yang tersambung dari cucu Imam Musa al-Kadzim as (Musa bin Ismail) hingga ke Imam Ali as.
Makna “Jatah Dunia” Menurut Imam Ali as
Menurut Imam Ali as, “jatah” atau “bagianmu dari dunia” bukanlah kenikmatan materi ataupun kesenangan duniawi.
Jatah tersebut melambangkan lima modal utama dalam kehidupan yang harus digunakan sebaik-baiknya sebagai sarana untuk meraih kebahagiaan akhirat:
- Kesehatan (Sehat)
- Kekuatan (Quwwah)
- Masa senggang/waktu luang (Farogh) sebelum datangnya kesibukan
- Masa muda (Syabab) sebelum datangnya hari tua
- Semangat dan keaktifan dalam beraktivitas (Nasyath) sebelum datangnya rasa lemah atau loyo
Melalui kelima nikmat utama ini, manusia memiliki kesempatan di dunia untuk beraktivitas dan beramal sebagai modal utama membangun kehidupan yang kekal di akhirat.

Judul video: Apa Kata Imam Ali as Tentang Ayat: Jangan engkau lupa bagianmu dari dunia? – Watch on Youtube
Yuk Subscribe PANDU AHLULBAYT:


