4 September 2026

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Program The Prophetic Wisdom kali ini melanjutkan pembahasan mengenai hikmah di balik kisah para nabi, khususnya kisah Nabi Yusuf AS.

Teka-Teki Makhluk yang Difitnah

Dalam kegiatan pesantren kilat, sering muncul pertanyaan menarik mengenai siapakah makhluk pertama yang difitnah namun bukan berasal dari golongan jin, malaikat, maupun manusia.
Jawaban atas pertanyaan tersebut adalah seekor serigala dalam kisah Nabi Yusuf AS.

Fitnah ini terjadi saat saudara-saudara Nabi Yusuf kembali kepada ayah mereka dengan membawa pakaian yang telah dilumuri darah rekayasa atau darah dusta.
Saat Nabi Ya’qub AS bertanya tentang keberadaan Yusuf, mereka berbohong dengan mengatakan bahwa Yusuf telah dimakan oleh serigala.
Serigala tersebut sama sekali tidak berdosa, namun dijadikan sasaran tuduhan atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan istilah “kambing hitam”.
Secara menarik, pembicara mencatat bahwa istilah “kambing hitam” sendiri sebenarnya secara bahasa juga memfitnah kambing yang berwarna hitam.

Dinamika Keluarga Nabi dan Akar Kecemburuan

Kisah ini memberikan pelajaran mendalam tentang tantangan keluarga, bahkan bagi seorang nabi.
Sebagaimana Nabi Nuh yang putranya tidak taat atau Nabi Luth yang istrinya tidak mengikuti jalannya, Nabi Ya’qub juga menghadapi tantangan besar dari putra-putranya sendiri.
Al-Qur’an dalam Surat Yusuf menyebut kisah ini sebagai Ahsan al-Qashash atau kisah yang paling indah.

Dalam ayat ketujuh Surat Yusuf, disebutkan bahwa dalam kisah Yusuf dan saudara-saudaranya terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi as-sa’ilin. Makna as-sa’ilin tidak hanya terbatas pada “orang yang bertanya”, tetapi juga mencakup orang-orang yang membutuhkan jawaban atau solusi atas masalah yang mereka hadapi.

Akar permasalahan dalam keluarga ini bukanlah dosa yang dilakukan oleh Yusuf, melainkan kecemburuan saudara-saudaranya.
Mereka merasa Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah mereka, padahal mereka (kakak-kakaknya) adalah kelompok yang lebih besar dan kuat (usbah).
Karena kecemburuan tersebut, mereka bahkan berani mengatakan bahwa ayah mereka, yang merupakan seorang nabi, berada dalam kekeliruan yang nyata (dalalin mubin).

Rencana Terhadap Nabi Yusuf

Akibat rasa iri tersebut, muncul niat di antara saudara-saudara Yusuf untuk membunuhnya.
Namun, setelah terjadi perdebatan, sebagian dari mereka mengusulkan agar Yusuf dibuang saja ke tempat yang jauh.
Harapan mereka adalah agar perhatian dan rasa cinta ayah mereka kembali tercurah sepenuhnya hanya kepada mereka.

Penutup

Kajian diakhiri dengan doa semoga amal ibadah di bulan Ramadan ini mengalirkan keberkahan bagi orang tua, guru-guru, dan setiap orang yang berhak atas doa kita.
Semoga mereka yang sakit disembuhkan, mereka yang dalam kesulitan diberi jalan keluar, dan mereka yang telah wafat mendapatkan ampunan serta kasih sayang Allah SWT.

Hikmah Kisah Nabi Yusuf AS

Bersama KH Miftah F. Rakhmat

Judul video: Makhluk Yang Difitnah Bukan Dari Jin, Manusia, & Malaikat. Siapakah? |#11 ThePropheticWisdomRamadhan – Watch on Youtube

Yuk Subscribe NGOPI TV:
Subscribe Channel NGOPI TV

 

 

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us