Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Keistimewaan Al Qur’an (lanjutan)
Kitab yang Bebas dari Keraguan dan Kebatilan
- Al-Qur’an sebagai Petunjuk:
Keistimewaan ketujuh Al-Qur’an adalah statusnya sebagai kitab yang sepenuhnya bebas dari keraguan dan kebatilan di dalamnya.
Sebagai petunjuk dan bimbingan bagi umat manusia, segala yang datang dari Allah SWT adalah kebenaran mutlak karena Dia adalah sumber kebenaran sejati.
Hal ini ditegaskan dalam Surat Al-Baqarah ayat 2: “Zalika alkitab la raiba fihi hudan lil muttaqin” yang berarti Al-Qur’an adalah kitab yang tidak ada keraguan padanya dan menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa. - Penyebab Keraguan pada Karya Manusia:
Keraguan terhadap suatu ucapan atau karya tulis manusia umumnya muncul karena tiga hal: uraian sejarah yang tidak sesuai dengan fakta, hukum yang mengandung ketidakadilan atau penyimpangan, atau konsep ideologi yang bertentangan dengan akal sehat. Ketiga celah cacat ini sama sekali tidak ada di dalam Al-Qur’an.
Tantangan Tadabur untuk Membuktikan Keotentikan Al-Qur’an
- Tantangan Merenungkan Isi:
Untuk membuktikan keotentikan Al-Qur’an kepada mereka yang ragu atau menuduh bahwa kitab ini hanya buatan Nabi Muhammad atau jiplakan dari kitab-kitab nabi terdahulu, Al-Qur’an menantang manusia untuk merenungkan (tadabur) seluruh isinya dari awal hingga akhir. - Konsistensi Selama 23 Tahun:
Al-Qur’an diturunkan secara bertahap selama kurun waktu kurang lebih 23 tahun dalam berbagai situasi yang ekstrem—mulai dari kondisi senang, sedih, damai, perang, hingga situasi yang menguntungkan maupun menyedihkan. - Perbedaan dengan Sifat Alami Manusia:
Secara lumrah, manusia yang melewati waktu hampir seperempat abad pasti mengalami evolusi pemikiran, lupa, atau merevisi tulisannya seiring berkembangnya ilmu pengetahuan.
Namun, luar biasanya, tidak ada satu pun ayat atau kalimat Al-Qur’an yang saling bertentangan.
Konsistensi mutlak ini menjadi bukti kuat bahwa Al-Qur’an adalah wahyu Allah; jika bukan dari Allah, manusia pasti akan menemukan banyak pertentangan di dalamnya.
Al-Qur’an sebagai Kitab yang Kokoh (Al-Aziz)
- Makna Al-Aziz:
Al-Qur’an juga ditegaskan sebagai kitab yang kokoh (Aziz).
Berdasarkan Tafsir Al-Mizan, kata Al-Aziz berarti sesuatu yang tiada tara, terjaga, dan tidak dapat dikalahkan oleh apa pun. Al-Qur’an tidak dapat ditembus oleh kebatilan; jika kebatilan bisa masuk ke dalam kandungan atau pemberitaannya, hal itu berarti Al-Qur’an telah dikalahkan oleh kebatilan tersebut. - Sebab Kekokohan Al-Qur’an:
Sifat kokoh ini dikunci dengan penutup ayat “tanzilum min hakimin hamid” yang berarti diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji.
Sifat Allah sebagai Hakim (Maha Bijaksana dalam setiap pekerjaan-Nya sehingga bebas dari kerapuhan) dan Hamid (Maha Terpuji secara mutlak) menjadi alasan logis mengapa Al-Qur’an begitu kokoh dan terjaga.
Tiada Kebatilan dalam Berita Masa Lalu dan Masa Depan
- Kebenaran Sejarah dan Nubuat:
Berdasarkan penjelasan Tafsir Majma’ al-Bayan (yang merujuk pada riwayat dari Imam Al-Baqir as dan Imam As-Sadiq as), kebersihan Al-Qur’an dari kebatilan mencakup pemberitaannya tentang apa yang telah terjadi maupun apa yang akan terjadi.
Sejarah para nabi terdahulu yang diceritakan Al-Qur’an adalah fakta yang benar-benar terjadi. - Mukjizat Informasi Masa Depan:
Salah satu sisi kemukjizatan Al-Qur’an adalah kemampuannya mengabarkan peristiwa masa depan yang kemudian terbukti benar sesuai kenyataan, baik di masa hidup Nabi Muhammad maupun setelah masa kenabian berakhir.
Hakikat Keraguan Manusia Terhadap Al-Qur’an
- Penyebab Keraguan:
Pernyataan bahwa Al-Qur’an “tidak ada keraguan di dalamnya” (la raiba fih) bukan berarti tidak ada satu orang pun yang meragukannya. Faktanya, sebagian orang tetap memilih untuk meragu.
Namun, keraguan mereka tidak memiliki argumen logis atau alasan ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan, melainkan murni lahir dari faktor eksternal lainnya, bukan karena adanya cacat di dalam Al-Qur’an itu sendiri.

Judul video: 10 Keistimewaan Al Qur’an (Bag. 4) Tiada Keraguan & Kebatilan Pada Al Qur’an – Watch on Youtube
Yuk Subscribe PANDU AHLULBAYT:


