Kajian ini membahas kitab Misbahus Syari’ah (Pelita Syariat dan Gerbang Hakikat) yang berisi riwayat dari Imam Ja’far ash-Sadiq mengenai adab dalam beribadah.
Prinsip Utama Ibadah: Ketulusan dan Kontinuitas
Segala ibadah, baik yang wajib maupun sunnah, harus dilakukan secara terus-menerus dengan ketulusan hati dan keseluruhan jiwa.
Keduanya merupakan prinsip dasar dalam beribadah.
Jika seseorang melaksanakan hak-hak ibadah tersebut dengan benar, maka seluruh amalannya akan menjadi benar.
Ibadah yang dilakukan dengan benar akan membawa seseorang pada keadaan aman, tentram, dan terlindung dalam “benteng” Allah dari segala keburukan.
Selain itu, kontinuitas (dawam) sangatlah penting.
Ibadah yang sedikit namun dilakukan terus-menerus (seperti shalat malam dua rakaat setiap malam sepanjang hidup) jauh lebih baik daripada ibadah yang luar biasa banyaknya tetapi hanya dilakukan sekali atau pada saat tertentu saja.


