Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Segala puji bagi Allah dan shalawat serta salam kepada Baginda Nabi Muhammad SAW beserta keluarganya.
Saat ini kita berada di penghujung bulan suci Ramadhan. Semoga Allah SWT menerima seluruh ibadah, ketaatan, dan doa-doa kita.
Semoga pula Allah mengampuni kekurangan kita dalam menunaikan hak-hak Ramadhan, memanjangkan usia hingga Ramadhan mendatang, dan melindungi kita di antara dua bulan suci ini.
Kajian kita berlanjut pada kitab Misykatul Anwar, yang berisi riwayat-riwayat dari Imam Ja’far ash-Sadiq AS, mengenai Adab Perjalanan.
Menetapkan Niat dan Tujuan yang Benar
Imam Sadiq AS berpesan bahwa jika seseorang berakal dan memahami hakikat perjalanan, maka ia harus melangkah dengan maksud yang benar dan niat yang lurus.
Perjalanan (safar) secara garis besar terbagi menjadi tiga:
- Safar Halal:
Perjalanan yang baik dan diridhai Allah. - Safar Mubah:
Perjalanan yang bersifat netral atau biasa saja. - Safar Haram:
Perjalanan untuk melakukan kemaksiatan.
Sangat penting bagi kita untuk menetapkan tujuan yang benar agar perjalanan tersebut tidak menjadi sia-sia di mata Allah SWT.
Tafakkur (Mengambil Pelajaran)
Selama menempuh perjalanan, jadilah orang yang berpikir (mutafakkirin).
Ambillah pelajaran dari setiap hal luar biasa yang merupakan ciptaan Allah di mana pun kita berada.
Proses perjalanan seharusnya mengajarkan kita untuk memperbanyak berpikir tentang kehidupan dan ilmu.
Sebagaimana perintah Al-Qur’an untuk berjalan di muka bumi guna melihat akibat dari tindakan umat terdahulu, saksikanlah keagungan ciptaan Allah dengan penuh ketakjuban dan ketundukan (takzim) kepada-Nya.
Menghindari Kesombongan
Janganlah melakukan perjalanan dengan sikap menghina orang lain atau penuh kesombongan.
Al-Qur’an mengingatkan agar kita tidak berjalan di bumi dengan angkuh karena kita semua berjalan di atas bumi Allah semata-mata karena karunia-Nya.
Jika kita melihat hamba Allah yang sedang dalam kesulitan atau kefakiran di tengah jalan, maka doakanlah mereka agar mendapatkan kehidupan yang lebih baik.
Menjaga Pandangan dan Perbanyak Zikir
Palingkanlah pandangan dari hal-hal yang dapat merusak agama atau membangkitkan syahwat.
Adab perjalanan yang sangat penting adalah menjaga pandangan sebagaimana perintah Allah untuk kaum mukmin.
Selain itu, hiasilah perjalanan dengan banyak berzikir, baik jarak dekat maupun jauh. Beberapa zikir yang dianjurkan antara lain:
- Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir.
- Membaca Shalawat Nabi.
- Membaca ayat-ayat Al-Qur’an yang dihafal secara berulang-ulang.
Setiap tempat yang kita lewati dan digunakan untuk menyebut nama Allah akan menjadi saksi bagi kita di hari kiamat serta memohonkan ampunan agar kita dimasukkan ke dalam surga.
Waspada terhadap Tipu Daya di Tempat Ramai
Banyak jalan, khususnya tempat perniagaan atau pasar, menjadi tempat “sarang” setan untuk merusak niat baik dan tujuan perjalanan kita.
Kita dianjurkan untuk selalu berlindung kepada Allah dari tipu daya setan di tempat-tempat tersebut yang terkadang tidak sesuai dengan syariat atau menjadi tempat maksiat.
Mengawali dan Mengakhiri dengan Ketaatan
Jadikan momen keberangkatan dan kepulangan sebagai bentuk ketaatan untuk menggapai keridhaan Allah.
Setiap gerakan kita akan dicatat dalam lembaran yang akan dibuka di hari mahsyar. Oleh karena itu:
- Mulailah keluar rumah dengan membaca Basmalah dan Isti’adzah.
- Bacalah doa safar, Ayatul Kursi, dan Shalawat.
- Sangat dianjurkan untuk memulai perjalanan dengan sedekah, karena sedekah dapat mencegah bencana dalam perjalanan.
Penutup
Ingatlah bahwa pada hari kiamat, lidah, tangan, dan kaki kita akan bersaksi atas apa yang telah dikerjakan.
Rasulullah SAW sendiri ketika berjalan selalu tampak tawadhu (menunduk), seolah-olah tidak mengangkat kepala karena jauh dari kesombongan, dan tidak henti-hentinya menyebut nama Allah.
Semoga kajian ini bermanfaat bagi kita semua.

bersama Dr. Kholid Al-Walid
Kajian Hadis (Seri 29) Imam Ja’far Ash Shadiq cicit Rasulullah Saw dan guru dari semua Imam Mazhab dalam Islam
Judul kitab Pelita Syariah dan Gerbang Hakikat pada Bab Adab Perjalanan
YouTube : Misykat TV
SoundCloud: SoundCloud.com/misykat-bandung
Spotify : Misykat Bandung
Web : Misykat.net
Cp WA 0812 239 14000

