23 October 2026

Duka Ummu Salamah r.a. atas Kesyahidan Al-Husein a.s.

Pembukaan dan Identitas Kitab

Bismillahirrahmanirrahim.

Merujuk pada kitab Al-Bidāyah wan-Nihāyah karangan Ibn Katsir ad-Dimasyqi (terbitan Darul Fikr, cetakan pertama tahun 2005 M / 1426 H), tepatnya pada halaman 709.

Teks Riwayat Duka Ummu Salamah r.a.
Dalam kitab tersebut, Ibn Katsir menukil jalur riwayat: Wa qāla Muḥammad bin Sa’ad: Akhbaranā Muḥammad bin ‘Abdillāh al-Anṣārī… ‘an Syahar bin Ḥausyab, qāla: (Dari Syahar bin Hausyab, beliau menceritakan):

“Innanā ‘inda Ummi Salamah…” (Kami sedang berada di sekitar kediaman Ummu Salamah, istri Nabi SAW).

“Fa sami’nā ṣaiḥatan…” (Tiba-tiba kami mendengar suara jeritan).

“Fa aqbalat ḥattā intahat ilā Ummi Salamah…” (Lalu seseorang datang hingga sampai di kediaman Ummu Salamah).

“Fa qālat (Ummu Salamah): Qutilal-Ḥusain!” (Dan Ummu Salamah berkata: “Al-Husein telah terbunuh!”).

“Wa qālat: Qad fa’alūhā…” (Beliau melanjutkan: “Sungguh mereka telah melakukannya,” yaitu pembunuhan terhadap Al-Husein).

“Mala’allāhu buyūtahum / qubūrahum ‘alaihim nāran!” (“Semoga Allah memenuhi rumah-rumah atau kubur-kubur mereka dengan api!”).

“Wa waqa’at maghsiyyan ‘alaihā, wa qumnā.” (Kemudian Ummu Salamah jatuh pingsan, dan kami pun beranjak bangun).

Penjelasan Pelajaran dan Hukum Menangisi Al-Husein a.s.

Melalui riwayat ini dijelaskan bahwa Ummu Salamah r.a. adalah seorang sahabat sekaligus istri Nabi SAW.
Beliau tidak hanya menangisi Al-Husein a.s., melainkan sampai jatuh pingsan karena betapa dahsyatnya tragedi yang menimpa Al-Husein a.s..

Perbuatan ini pula yang diteladani oleh para pecinta Al-Husein ketika memasuki bulan Muharram, khususnya pada hari Asyura. Mereka menjalankan apa yang dicontohkan oleh Nabi SAW dan istri beliau, Ummu Salamah r.a..

Riwayat ini sekaligus menjadi dalil bahwa menangisi kesyahidan Al-Husein bukanlah perbuatan bid’ah, melainkan sunnah Rasul yang bahkan dilakukan oleh istri Nabi SAW hingga pingsan.
Oleh karena itu, siapa pun yang mengklaim bahwa menangisi Al-Husein adalah bid’ah dan sesat, secara tidak langsung telah menghina Rasulullah SAW dan Ummul Mu’minin Ummu Salamah r.a..

Penegasan Ibn Katsir pada Halaman 711

Ibn Katsir menegaskan secara jelas pada halaman 711:

“Fa yambaghī li kulli muslimin an yaḥzana li qatlihi raḍiyallāhu ‘anhu…” (Maka setiap muslim seyogianya/sepantasnya turut bersedih atas terbunuhnya Al-Husein r.a.).

“Fa innahu min sādātil-muslimīn…” (Karena sesungguhnya Al-Husein adalah salah seorang penghulu umat Islam),

“Wa ‘ulamā’iṣ-ṣaḥābah…” (Dan beliau termasuk salah seorang ulama dari kalangan para sahabat),

“Wabni binti Rasūlillāh ṣallallāhu ‘alaihi wa ālihi wasallam…” (Sekaligus putra dari putri Rasulullah SAW),

“Allatī hiya afḍalu banātihi…” (Yang mana Fatimah r.a. adalah putri Rasulullah yang paling afdal),

“Wa qad kāna ‘ābidan wa syujā’an wa sakhīyā.” (Dan beliau Al-Husein adalah sosok yang tekun beribadah, pemberani, serta dermawan).

Catatan atas Sikap dan Kritik Ibn Katsir

Ibn Katsir melanjutkan penjelasannya:

“Wa lākin lā yaḥsunu mā yaf’aluhusy-Syī’atu min iẓhāril-jaza’i wal-ḥuzni alladhī lā aktharuhu taṣanna’un wa riyā’.”
(Akan tetapi, tidaklah baik apa yang dilakukan oleh kelompok Syiah berupa menampakkan kesedihan dan duka cita yang kebanyakan darinya dibuat-buat/taṣanna’ dan riya).

Meskipun Ibn Katsir menyatakan bahwa setiap orang muslim sepantasnya bersedih dan menangisi kesyahidan Al-Husein, beliau menuduh kelompok Syiah memperingati kesyahidan Al-Husein secara dibuat-buat atau riya.
Mengenai tuduhan ini, riya adalah urusan hati yang hanya diketahui oleh Allah SWT, sehingga penilaian tersebut merupakan pendapat pribadi Ibn Katsir.

Poin terpenting dari penjelasan kitab ini adalah bahwa Ibn Katsir sendiri mengajak seluruh umat Islam untuk turut bersedih atas tragedi kesyahidan Al-Husein a.s. sebagaimana tercantum dalam kitabnya, Al-Bidāyah wan-Nihāyah.

Dalil2 Kesyahidan Al Husein Menurut Ibn Katsir

Wa ṣallallāhu ‘alā sayyidinā Muḥammadin wa ‘alā ālihi aṭ-ṭayyibīna aṭ-ṭāhirīn, wal-ḥamdu lillāhi Rabbil-‘ālamīn.

—

Video sumber: Dalil-dalil Channel

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us