Rujukan Kitab & Identitas Karya:
Pada Kitab ash-Shawâ’iq al-Muhriqah fir-Radd ‘alâ Ahlil-Bida’ waz-Zandaqah karya Ibn Hajar al-Haitami al-Makki. Kitab yang digunakan adalah terbitan Darul Kutub al-‘Ilmiyyah sebanyak satu jilid, dicetak pada tahun 1405 Hijriah / 1985 Masehi (cetakan kedua), tepatnya pada halaman 295.
Isi Pembahasan & Riwayat Arab:
Halaman tersebut menjelaskan peristiwa yang menimpa Abu Abdillah al-Husein ‘alaihissalam, di mana peristiwa terbunuhnya beliau ditangisi serta diratapi oleh langit. Dalam kitab tersebut disampaikan riwayat berbahasa Arab:
وَأُخْرِجَ أَنَّ السَّمَاءَ حَمَرَّتْ أَفَاقُهَا سِتَّةَ أَشْهُرٍ بَعْدَ قَتْلِ الْإِمَامِ الْحُسَيْنِ عَلَيْهِ السَّلَامُ
(Dikeluarkan riwayat bahwa ufuk langit memerah selama 6 bulan setelah terbunuhnya Al-Imam al-Husein ‘alaihissalam).
Kemudian dilanjutkan dengan teks:
ثُمَّ لَا زَالَتِ الْحُمْرَةُ بَعْدَ ذَلِكَ
(Kemudian warna merah tersebut senantiasa terlihat setelah kejadian tersebut).
Penjelasan Makna & Penutup:
Riwayat ini menerangkan bahwa kesedihan atas terbunuhnya al-Husein ‘alaihissalam dialami pula oleh langit, yang ditandai dengan fenomena memerahnya ufuk langit selama 6 bulan.

Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa aali muhammad – walhamdulillahi robbil’alamiin.
—
Video sumber: Dalil-dalil Channel

