Keutamaan Imam Ali as Bagian Kedua
Kitab Fadho’ilu Ash Shohabah karya Imam Ahmad Bin Hanbal (salah Seorang ulama ahlu sunnah waljama’ah), dikomentari haditsnya oleh Washiyulloh bin Muhammad Abbas (ustadz di universitas Ummul Qura’ – Makkah alMukaromah), Jilid 2 halaman 704 hadis no : 962, Cetakan Ke 4 tahun 1430 H Terbitan Daar Ibn Al Jauziy.
Pada halaman 704 hadis no : 962 disebutkan:
Telah menceritakan kepada kami Abdullah dan seterusnya…dari Muawiyah bin Tsalabah dari Abu Dzar yang berkata: bahwa Rasulullah saw bersabda: Wahai Ali, bahwasannya siapa saja yang meninggalkanku berarti dia telah meninggalkan Allah, dan barang siapa yang meninggalkanmu wahai Ali berarti telah meninggalkanku.
Dalam catatan kaki, pengomentar/Muhaqiq berkata pada hadis no : 962 , Imam al- Haitsami berkata telah diriwayatkan oleh al-Bazar dalam Musnad Al Bazar dan para perawinya terpercaya/tsiqah.
Ini juga merupakan salah satu keutamaan imam Ali bin Abi Thalib as dimana Nabi saw menjadikan standar siapa yang meninggalkan Ali berarti telah meninggalkan Rasulullah saw, dan secara otomatis ketika meninggalkan Rasulullah berarti dia telah meninggalkan Allah.
Ini juga keutamaan yang dimiliki oleh imam Ali yang tidak dimiliki oleh yang lainnya,
Sebagaimana hal tersebut dinyatakan dalam kitab Fathul Bari karya Imam Ahmad bin Ali ibn Hajar Asqolani (ulama Ahlu Sunnah wal jamaah bermadzhab Syafi’i) jilild 7 halaman 82 terbitan dar al-hadis al-Qahirah cetakan. 2004 M.
Ibn Hajar Asqolani berkata: telah berkata imam Ahmad bin Hanbal, dan Ismail al-Qodhi, Imam Nasai dan Imam Abu Ali al-Naisaburi bahwa mereka mengatakan: tidak ada riwayat tentang keutamaan sahabat dengan sanad-sanad yang istimewa yang lebih banyak sebagaimana riwayat-riwayat mengenai Ali bin Abi Thalib.
Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa aali muhammad
—
Video sumber: Dalil-dalil Channel

