3 September 2026

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

SAFINAH TV – Kartun Anak: Imam Hasan as. Memerdekakan Budak

Apakah yang menyebabkan Imam Hasan as memerdekakan seorang budak?

Berikut adalah salah satu kisah ketika perjalanan menuju masjid, Imam Hasan as melewati seorang budak kulit hitam yang sedang duduk di pojok gang. Di tangan budak itu ada sepotong roti. Acapkali menyantap roti itu, sang budak memberi sepotong roti untuk…

Selamat menyaksikan.

Kebaikan Hati Seorang Budak dan Anjing yang Lapar

Suatu hari, saat dalam perjalanan menuju masjid, Imam Hasan as. melihat seorang budak berkulit hitam sedang duduk di tepi sebuah gang.
Di tangannya terdapat sepotong roti. Imam Hasan memperhatikan bahwa setiap kali budak itu memakan sesuap roti, ia memberikan suapan berikutnya kepada seekor anjing lapar yang duduk di hadapannya.

Pemandangan ini menyentuh hati Imam Hasan yang dikenal sangat dermawan, lalu beliau bertanya kepada budak itu mengapa ia melakukan hal tersebut.
Budak itu menjawab, “Ini adalah anjing yang lapar, Tuan. Saya merasa malu untuk makan di hadapannya tanpa memberinya makanan dari apa yang telah Allah rezekikan kepada saya.
Saya malu jika saya kenyang, sementara anjing ini tetap lapar dan terus menatap saya”.

Tindakan Imam Hasan as. dan Pembebasan Sang Budak

Sangat terkesan dengan adab dan akhlak mulia budak tersebut, Imam Hasan bertanya siapa pemiliknya.
Budak itu memberitahu bahwa pemiliknya adalah seorang pandai besi yang tokonya berada di ujung gang.
Imam Hasan segera menemui pandai besi tersebut untuk membeli sang budak. Meskipun sang pemilik ingin memberikan budak itu secara gratis karena rasa hormatnya kepada putra Fatimah az-Zahra, Imam Hasan tetap bersikeras membayar harganya.

Setelah membayar, Imam Hasan membawa budak itu dan berkata kepadanya, “Engkau kini merdeka demi mengharap rida Allah”.
Budak itu terkejut dan bertanya mengapa sang Imam yang mulia melakukan hal tersebut. Dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, Imam Hasan menjelaskan:

“Wahai anakku, engkau merasa malu jika anjing itu melihatmu kenyang sementara ia lapar. Maka, aku pun merasa malu jika Allah melihatku merdeka sementara engkau masih menjadi seorang budak”.

Akhlak Kenabian dan Masa Depan yang Layak

Budak tersebut pun menyadari bahwa akhlak mulia seperti itu hanya dimiliki oleh keluarga kenabian, dan Imam Hasan membenarkan bahwa beliau adalah cucu Rasulullah saw..
Tidak berhenti di situ, agar mantan budak tersebut dapat menjalani kehidupan yang mulia dan mandiri, Imam Hasan as. juga membelikan sebuah kebun kecil untuknya sebagai tempat bekerja dan mencari nafkah.

Teladan Akhlak Memerdekakan Budak

Lebih banyak Kisah Teladan Imam Hasan al-Mujtaba a.s. di https://Safinah-Online.com dengan mengeklik tautan berikut:
Imam Hasan a.s. dan Seorang Badui [https://goo.gl/YBfxbp]
Baju Lebaran Imam Hasan dan Imam Husain a.s.
[https://goo.gl/y32bhy]

Selamat Membaca!

Anda dapat mengikuti kami di:
Instagram: https://instagram.com/SafinahOnline
Facebook: https://Facebook.com/SafinahOnline
Telegram: https://Telegram.me/SafinahOnline
Twitter: https://Twitter.com/SafinahOnline
Vidio: https://vidio.com/@SafinahOnline

Yuk Subscribe Safinah TV Channel:
Subscribe Channel Safinah TV

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us