Sabtu, 31 Oktober 2026
Channel Lingkar Filsafat

Kenali Kesejatian Dirimu | Ngaji Filsafat

Kenali Kesejatian Dirimu | Ngaji Filsafat
Ilustrasi Kenali Kesejatian Dirimu | Ngaji Filsafat
Ukuran teks:

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Menjadi Manusia yang Wajar

Jadilah manusia yang hidupnya wajar dan normal. Jika lapar maka makanlah, jika haus minumlah, jika capek beristirahatlah, dan jika mengantuk tidurlah.
Menjadi manusia biasa itu memang tidak mudah, namun itulah yang diinginkan Allah.
Allah memberikan petunjuk melalui para nabi dan kitab suci sebenarnya hanya agar manusia bisa menjadi manusia yang benar sesuai fitrahnya, bukan untuk menyuruh kita menjadi seperti Tuhan apalagi malaikat.

Bahaya Meninggikan Diri

Seseorang tidak perlu membayangkan dirinya menjadi Tuhan atau mensejajarkan dirinya dengan dewa-dewa, karena hal itu justru tidak manusiawi.
Ada sebuah perumpamaan: jika seseorang mencoba menggapai tinggi hingga tubuhnya “menyundul bintang”, maka telapak kakinya tidak akan bisa lagi memijak bumi.
Ia hanya akan menjadi permainan angin dan awan.

Segala sesuatu yang tidak natural atau alami pada akhirnya akan menyusahkan diri sendiri. Hidup biasa saja dan jangan sombong, karena kesombongan di level apa pun ujung-ujungnya akan merepotkanmu.
Misalnya, jika seseorang berpura-pura menjadi orang alim atau orang pintar demi pujian, maka pada saatnya ia akan merasa terjepit dan terbebani oleh citra yang ia buat sendiri.

Mengenali Hakikat dan Kedekatan dengan Tuhan

Kuncinya adalah mengenali hakikat dan kesejatian dirimu sendiri. Semakin seseorang berhasil menjadi manusia yang benar, maka ia akan semakin dekat dengan sifat-sifat ketuhanan.
Perilaku Tuhan akan tercermin dalam diri manusia tersebut karena manusia adalah manifestasi dari keberadaan-Nya.

Manfaat bagi Sesama dan Kebahagiaan Bersama

Ciri dari manusia yang telah menemukan fitrah sejatinya adalah membawa manfaat dan kebaikan yang luar biasa bagi orang lain.
Ia tidak ingin masuk surga sendirian.
Berada di tempat yang paling indah sekalipun (seperti hotel mewah atau surga) akan terasa seperti siksaan jika kita sendirian tanpa teman untuk berbagi dan berinteraksi.

Sebagai kesimpulan, jadilah manusia yang baik dan bermanfaat bagi sesama.
Kita tidak perlu mengejar status atau kedudukan tinggi yang menyaingi Tuhan.
Cukup dengan menjadi manusia yang baik dan tulus, maka derajat atau makam kita akan tinggi dengan sendirinya tanpa perlu pamer atau sombong.

Mengenali Kesejatian Diri Manusia

Ngaji Filsafat Bersama DR Fahrudin Faiz

 

Video source, Youtube Channel: Ruang Optimis

BAGIKANTombol TikTok / Instagram / YouTube: teks otomatis tersalin & gambar terunduh โ€” tinggal tempel & unggah.WhatsAppXThreadsFacebookLinkedInTikTokInstagramYouTube

Saksikan Video di Bawah Ini:

Video: Faisal Assegaf: "Pro Palestina aja gak cukup, tapi harus juga Anti Zi0n!s, seperti Iran".

Rekomendasi
Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Pura-Pura Tidak Mengenalnya Pura-Pura Tidak Mengenalnya Memberi Makan 100 Keluarga Memberi Makan 100 Keluarga SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN
BERITA DARI BERBAGAI MEDIA
WA Follow Us