Sabtu, 31 Oktober 2026
Channel Lingkar Filsafat

Jangan Takut Dengan Kerumitan Dan Kekacauan Hidup | Ngaji Filsafat

Jangan Takut Dengan Kerumitan Dan Kekacauan Hidup | Ngaji Filsafat
Ilustrasi Jangan Takut Dengan Kerumitan Dan Kekacauan Hidup | Ngaji Filsafat
Ukuran teks:

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Indahnya Harapan dan Gagasan

Henri Bergson menyampaikan gagasan bahwa masa depan penuh dengan kemungkinan yang tak terbatas, sehingga sering kali harapan jauh lebih mempesona dibandingkan kenyataan atau kepemilikan itu sendiri.
Harapan, cita-cita, dan mimpi terasa lebih indah karena di sanalah letak kenikmatannya.

Dalam hidup, usahakan untuk selalu berada dalam “state of hope” (kondisi berharap).
Mengapa demikian? Karena ketika sesuatu sudah dicapai atau dimiliki secara penuh (100%), biasanya rasa bosan akan muncul.
Oleh karena itu, jangan takut untuk bermimpi setinggi mungkin.
Meskipun nantinya kenyataan di masa depan mungkin berbeda dengan bayanganmu, setidaknya kamu telah menikmati indahnya harapan dan gagasan tersebut.

Menentukan Pilihan: Sekadar Hidup atau Hidup Bermakna

Banyak manusia yang kurang sadar bahwa masa depan sebenarnya terletak di tangan mereka sendiri.
Ada beberapa pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh setiap individu:

  1. Apakah kamu masih ingin melanjutkan hidup atau tidak?,
  2. Jika ingin lanjut, apakah kamu hanya ingin sekadar hidup atau ingin melakukan upaya lebih keras untuk memenuhi peran esensial di alam semesta ini?,

Jika pilihanmu adalah hidup yang bermakna, maka kamu harus memiliki visi, misi, dan tujuan yang jelas,.
Ingatlah bahwa kehadiranmu di dunia ini bukanlah sebuah ketidaksengajaan atau keisengan Tuhan; kamu ada karena kamu berharga.
Gunakanlah filsafat sebagai sarana muhasabah (introspeksi diri) untuk menemukan apa yang bisa kamu berikan bagi dunia ini.

Menghadapi Kerumitan dan Kekacauan

Jangan pernah takut dengan kerumitan atau kekacauan dalam hidup.
Sebenarnya, kekacauan hanyalah sebuah keteraturan (order) yang tidak kita harapkan atau tidak sesuai dengan keinginan kita,.
Ketika sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, itu bukan berarti kiamat atau kerusakan total; itu hanyalah perubahan ritme yang perlu kita ikuti,.

Kunci Kehidupan Ada pada Pikiran

Terdapat kutipan penting: “The eye only sees what the mind is prepared to comprehend” (Mata hanya melihat apa yang siap dipahami oleh pikiran),.
Fakta yang kita tangkap sangat bergantung pada apa yang ada di dalam kepala kita.

Akal, keinginan, dan dunia batin kitalah yang menuntun indra kita.
Panca indra seperti mata dan telinga hanyalah alat, sedangkan yang menyetirnya adalah batin,.
Jika pikiran kita belum siap untuk memahami sesuatu, maka sejelas apa pun kenyataan di depan mata, kita tidak akan pernah benar-benar mengerti.
Oleh karena itu, kunci untuk memahami dunia bukan terletak pada mata, melainkan pada kesiapan pikiran kita.

Seni Menata Batin

Ngaji Filsafat Bersama DR Fahrudin Faiz

 

Video source, Youtube Channel: Ruang Optimis

BAGIKANTombol TikTok / Instagram / YouTube: teks otomatis tersalin & gambar terunduh โ€” tinggal tempel & unggah.WhatsAppXThreadsFacebookLinkedInTikTokInstagramYouTube

Saksikan Video di Bawah Ini:

Video: Hak Asasi Setiap Orang

Rekomendasi
Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Pura-Pura Tidak Mengenalnya Pura-Pura Tidak Mengenalnya Memberi Makan 100 Keluarga Memberi Makan 100 Keluarga SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN
BERITA DARI BERBAGAI MEDIA
WA Follow Us