Sabtu, 31 Oktober 2026
Channel Lingkar Filsafat

Dalam Diri Manusia Terdapat Alam Semesta | Ngaji Filsafat Dr.Fahrudin Faiz

Dalam Diri Manusia Terdapat Alam Semesta | Ngaji Filsafat Dr.Fahrudin Faiz
Ilustrasi Dalam Diri Manusia Terdapat Alam Semesta | Ngaji Filsafat Dr.Fahrudin Faiz
Ukuran teks:

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Manusia sebagai Mikrokosmos: Mengenal Diri untuk Mengenal Ilahi

Menurut Jalaluddin Rumi, manusia adalah sebuah jagad kecil, atau dalam istilah filsafat disebut sebagai mikrokosmos.
Sementara itu, alam semesta yang luas ini disebut sebagai makrokosmos atau alam kabir.
Di dalam diri setiap manusia, sebenarnya terkandung seluruh unsur yang ada di alam semesta, mulai dari mineral, udara, hingga tanah, namun dalam bentuk yang mini.
Oleh karena itu, Al-Qur’an memerintahkan kita untuk melihat sekeliling dan juga melihat ke dalam diri sendiri.

Langkah pertama dalam perjalanan spiritual adalah memahami dan mengenali diri sendiri. Dengan memahami diri kita (mikrokosmos), kita akan memahami alam semesta (makrokosmos).
Dan ketika kita sudah memahami alam semesta, kita akan sampai pada pemahaman tentang Allah, karena seluruh alam raya ini merupakan manifestasi dari sifat-sifat Tuhan.
Inilah dasar dari ungkapan: “Man arofa nafsahu faqod arofa robbahu”โ€”barangsiapa mengenal dirinya, maka ia akan mengenal Tuhannya.

Manifestasi sifat-sifat Tuhan, seperti Maha Penyayang, Maha Adil, dan Maha Teliti, dapat kita saksikan di alam semesta maupun di dalam diri kita sendiri. Sebagai contoh, betapa telitinya Allah mengatur jarak matahari; jika matahari lebih dekat sepuluh sentimeter saja, bumi akan terbakar, dan jika lebih jauh sepuluh sentimeter, bumi akan membeku.
Ketelitian yang sama juga terjadi pada tubuh manusia.
Mengapa rambut di kepala bisa tumbuh terus, sementara bagian tubuh lainnya tidak? Semua itu adalah tanda-tanda ketelitian Allah yang bisa kita baca untuk memahami-Nya.

Karena pada hakikatnya manusia dan alam berada pada level yang sama, kita tidak boleh mengeksploitasi atau merusak alam.
Alam semesta adalah bagian dari diri kita, dan kita adalah satu kesatuan dengannya.
Kita dan alam semesta sejatinya adalah satu; kita hanyalah alam semesta dalam bentuk mini.

Manusia Sebagai Mikrokosmos Jagad Raya

 

Ngaji Filsafat Bersama Dr.Fahrudin Faiz, SAg, MAg

Video source, Youtube Channel: Ruang Optimis

BAGIKANTombol TikTok / Instagram / YouTube: teks otomatis tersalin & gambar terunduh โ€” tinggal tempel & unggah.WhatsAppXThreadsFacebookLinkedInTikTokInstagramYouTube

Saksikan Video di Bawah Ini:

Video: Bongkar Habis Sistem Pemerintahan Iran: Wajah Negara Iran: Islam, Syiah, dan Demokrasi.

Rekomendasi
Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan? Pura-Pura Tidak Mengenalnya Pura-Pura Tidak Mengenalnya Memberi Makan 100 Keluarga Memberi Makan 100 Keluarga SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN
BERITA DARI BERBAGAI MEDIA
WA Follow Us