Jadikan Dirimu Sendiri Musuh Utama | Ngaji Filsafat
Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad
Aturan dan Sifat Auto-telik dalam Permainan
Ciri keempat dari sebuah permainan yang indah adalah adanya aturan yang disepakati demi tegaknya permainan tersebut, yang terkadang membutuhkan wasit untuk menjalankan fungsi proteksi agar permainan tetap berjalan pada koridornya.
Siapa pun yang memasuki medan apa pun harus memahami rule of the game atau cara main di lingkungan tersebut.
Ciri kelima adalah permainan itu bersifat auto-telic, yang berarti manfaat terbesar ada pada permainan itu sendiri, bukan pada dampak eksternal seperti aspek medis, sosial, maupun finansial.
Pengalaman Ludis: Menikmati Gelombang Hidup
Inti dari permainan terletak pada ludic experience, yaitu fluktuasi arus emosi yang naik turun, mulai dari tantangan, kompetisi, hingga kegembiraan dan kekecewaan.
Keindahan permainan justru terasa saat ada ketidakpastian, variasi gerakan, serta perasaan senang saat menang atau jengkel saat kalah.
Oleh karena itu, jika hidup dianggap sebagai sebuah permainan, maka nikmatilah setiap gelombang naik turunnya, karena di situlah letak keseruannya.
Hidup yang datar tanpa gelombang tidak akan terasa indah; keindahan muncul ketika kita bisa merasakan sisi menyenangkan sekaligus sisi susah secara bergantian.
Rahasia Homo Ludens dan Dua Gaya Permainan
Rahasia dari homo ludens (manusia sebagai makhluk yang bermain) adalah kemampuan untuk merasakan “ekstasi” baik secara personal maupun kolektif dalam menjalani dinamika hidup.
Merujuk pada pemikiran Simon Sinek, terdapat dua gaya manusia dalam menjalani permainan hidup:
- Finite Game (Permainan Terbatas):
Orang dalam kategori ini bermain hanya untuk segera menang dengan cara apa pun.
Mereka memiliki pola pikir jangka pendek dan pandangannya terbatas hanya pada kesuksesan hari ini tanpa melihat jauh ke depan.
Fokus utamanya adalah mengalahkan orang lain, sehingga mereka cenderung ambisius dan sering kali mengorbankan apa pun demi kemenangan sesaat. - Infinite Game (Permainan Tak Terbatas):
Orang ini memandang bahwa kemenangan bukanlah segalanya, melainkan sebuah proses panjang untuk tetap bisa bermain.
Mereka menikmati setiap langkah, berorientasi pada masa depan, dan tidak kaku terhadap perubahan aturan.
Dalam gaya ini, seseorang tidak rakus mengejar peringkat, melainkan fokus untuk terus berkembang menjadi lebih baik, di mana musuh utamanya adalah dirinya sendiri.
Pentingnya Stamina Jangka Panjang
Banyak orang yang terjebak dalam finite game akhirnya mengalami kegagalan jangka panjang karena telah mengorbankan modal utamanya, seperti kesehatan fisik, demi mengejar target jangka pendek.
Mereka seolah-olah merasa dunia akan kiamat jika tidak segera sukses atau lulus dengan predikat terbaik, padahal realitas hidup setelahnya jauh lebih kompleks. Strategi yang benar adalah membangun stamina jangka panjang.
Jangan sampai Anda memenangkan satu pertandingan saat ini, namun mengalami “patah kaki” yang membuat Anda tidak bisa lagi bertanding di masa depan dan akhirnya tersisih oleh generasi baru.

Ngaji Filsafat Bersama DR Fahrudin Faiz
Video source, Youtube Channel: Ruang Optimis
Saksikan Video di Bawah Ini:
Video: Bongkar Habis Sistem Pemerintahan Iran: Wajah Negara Iran: Islam, Syiah, dan Demokrasi.
Benarkah keluarga Nabi saw Ditawan?
Pura-Pura Tidak Mengenalnya
Memberi Makan 100 Keluarga
SYARAH DOA KUMAIL (100) – MODAL TERAKHIR SEORANG HAMBA: HARAPAN DAN AIR MATA
SYARAH DOA KUMAIL (99) – JANGAN BIARKAN CINTA BERHENTI SEBAGAI KEINGINAN







