15 October 2026

Empat mazhab lahir dari empat jalan ijtihad; dua belas Imam Ahlul Bait menjaga satu sumber ilmu.

Dalam tradisi Sunni dikenal empat imam mazhab: Abu Hanifah, Malik, Syafi‘i, dan Ahmad bin Hanbal. Mereka sama-sama berijtihad, tetapi menggunakan metode dan menghasilkan keputusan fikih yang tidak selalu sama.
Perbedaan itu diterima, bahkan sering disebut sebagai keluasan dalam beragama.

Anehnya, ketika berbicara tentang dua belas Imam Ahlul Bait, logika sederhana ini seperti mendadak tidak bekerja.

Dua belas Imam bukan dua belas pendiri mazhab yang saling menyusun teori. Imam Ali tidak membuat fikih yang dibantah Imam Hasan.
Imam Hasan tidak dikoreksi Imam Husain. Imam Muhammad al-Baqir tidak mendirikan jalan yang berlawanan dengan Imam Ali Zainal Abidin.
Imam Ja‘far ash-Shadiq tidak datang membawa agama baru. Mereka sambung-menyambung dalam satu mata rantai ilmu: dari Rasulullah saw. kepada Imam Ali, lalu diwariskan dari satu Imam kepada Imam berikutnya.

Tentu, riwayat yang dinisbatkan kepada mereka tetap harus diperiksa kesahihannya. Ada pula jawaban yang disampaikan dalam keadaan, tingkat pemahaman penanya, dan tekanan politik yang berbeda.
Namun, perbedaan keadaan bukanlah pertentangan ajaran. Sumbernya tetap satu, akidahnya satu, dan arah jalannya satu.

Empat imam mazhab dihormati meskipun hasil ijtihad mereka berbeda. Lalu mengapa dua belas Imam Ahlul Bait yang tidak saling membantah justru ditinggalkan?

Lebih aneh lagi, ajaran Ahlul Bait kadang-kadang hendak diukur dengan mazhab-mazhab yang lahir kemudian. Seolah-olah keluarga Nabi harus diuji dengan pendapat orang lain, padahal semestinya pendapat orang lainlah yang diuji dengan Al-Qur’an dan ilmu keluarga Nabi.

Logikanya sebenarnya sangat sederhana: bila kita hendak mengetahui ajaran Muhammad saw., kepada siapa lebih layak kita merujuk—kepada berbagai jalan ijtihad yang bercabang, atau kepada mata rantai ilmu yang hidup, bersambung, dan berakhir langsung di rumah kenabian?

Empat imam melahirkan empat mazhab. Dua belas Imam Ahlul Bait tidak melahirkan dua belas mazhab. Mereka menjaga satu jalan.

Masalahnya bukan karena logika ini terlalu rumit. Barangkali karena sejak awal sebagian orang memang tidak pernah diajarkan untuk melihat Ahlul Bait sebagai sumber ilmu agama.

12 imam

Hasyim Arsal Alhabsi
Dehills Institute

—

Artikel dan gambar sumber:  https://www.facebook.com/share/p/1K2Eh9eDmN/

 

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us