1. Pendahuluan & Referensi Kitab Wafayātul A’yān
- Pembahasan diawali dengan pembacaan basmalah dan merujuk pada kitab Wafayātul A’yān karya Ibnu Khallikan, salah satu ulama Ahlusunnah.
- Kitab ini diterbitkan oleh Darul Kutub al-‘Ilmiyyah, Jilid 4, Cetakan 1, Tahun 1419 H / 1998 M, halaman 30, memuat biografi Imam Muhammad al-Baqir a.s..
- Nama & Nasab: Beliau adalah Abu Ja’far Muhammad bin Zainal Abidin Ali bin al-Husain bin Ali bin Abi Thalib (radhiyallahu ‘anhum ajma’in) yang digelari dengan Al-Baqir (al-mulaqqab bil-Baqir).
- Kedudukan & Hubungan Keluarga: Beliau merupakan salah satu dari 12 Imam (Ahadul A’immatil Ithna ‘Asyar) yang diyakini oleh kelompok Imamiyah, sekaligus merupakan ayah dari Imam Ja’far ash-Shadiq.
- Sifat & Arti Gelar: Ibnu Khallikan menjelaskan bahwa beliau adalah seorang yang alim dan pemimpin besar (Sayyidan Kabiran). Beliau dijuluki Al-Baqir karena keluasan ilmunya (diambil dari kata tabaqqa’a yang berarti luas).
- Pujian Penyair: Disebutkan bait syair kekaguman terhadap gelar beliau:
“Wahai pembelah ilmu bagi orang-orang yang bertakwa, dan sebaik-baik orang yang mengucapkan talbiyah di atas gunung.”
- Syair tersebut menegaskan bahwa gelar Al-Baqir mencerminkan tingginya derajat keilmuan yang dimiliki oleh Imam Muhammad al-Baqir.
2. Referensi Kitab Tadzkiratul Huffāzh
- Penjelasan dilanjutkan dengan merujuk pada kitab Tadzkiratul Huffāzh karya Imam az-Dzahabi, salah satu ulama Ahlusunnah.
- Kitab ini diterbitkan oleh Darul Fikr al-‘Arabi, Jilid 1–2, halaman 124.
- Biografi & Nasab: Abu Ja’far al-Baqir adalah ayah dari Imam Ja’far ash-Shadiq, bernama Muhammad bin Ali bin al-Husain. Beliau adalah seorang Imam yang teguh (ath-thabt), keturunan Hasyimiyah dan ‘Alawiyah, serta bermukim di Madinah (Al-Madani).
- Keutamaan Ilmu: Beliau diakui sebagai salah satu tokoh/ulama besar (Ahadul A’lām) dari kalangan Bani Hasyim pada zamannya.
- Ibadah Beliau: Dicatat bahwa Imam Muhammad al-Baqir senantiasa melaksanakan salat sebanyak 150 rakaat dalam sehari semalam.
- Pengakuan Ulama Fikih: Imam an-Nasa’i dan ulama lainnya menggolongkan Imam Muhammad al-Baqir ke dalam kelompok ahli fikih dari kalangan tabiin di Kota Madinah (Fuqahā at-Tābi’īn bil-Madīnah).
3. Penutup Video
- Video diakhiri dengan kesimpulan bahwa uraian di atas merupakan biografi singkat Imam Muhammad al-Baqir a.s. dari sudut pandang ulama Ahlusunnah, sebagaimana tercantum dalam kitab Wafayātul A’yān karya Ibnu Khallikan dan kitab Tadzkiratul Huffāzh karya Imam az-Dzahabi.
- Penyampaian ditutup dengan salawat kepada Nabi Muhammad s.a.w. beserta keluarganya yang suci, serta bacaan hamdalah.

Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa aali muhammad.
—
Video sumber: Dalil-dalil Channel

