19 October 2026

Hakikat dan Definisi Ilmu

Ilmu secara bahasa berasal dari bahasa Arab, di mana bentuk subjeknya adalah Alim (orang yang mengetahui).
Secara hakekat, ilmu merupakan isyarat atau tanda (alamat) yang menyampaikan kita pada hakikat sesungguhnya dari sesuatu.
Para ulama logika (mantiq) mendefinisikan ilmu sebagai hadirnya gambaran atau objek sesuatu pada diri orang yang berakal.

Secara garis besar, ilmu dibagi menjadi dua kategori:

  • Ilmu Husuli:
    Pengetahuan yang dihasilkan melalui proses korespondensi dengan objek di luar diri kita (melalui indra seperti melihat, mendengar, dan mengecap).
  • Ilmu Huduri: Hadirnya zat sesuatu secara langsung di dalam diri kita, seperti saat merasakan sakit atau sedih.
    Objek pengetahuan tersebut ada di dalam diri kita sendiri, bukan eksternal.

Ilmu sebagai Jalan Menuju Kesempurnaan

Ilmu adalah instrumen yang mengantarkan manusia pada kesempurnaan, baik dalam kehidupan dunia maupun hakikat kemanusiaannya.
Tanpa ilmu, manusia tidak lebih dari binatang yang hanya hidup berdasarkan insting.
Allah membekali manusia dengan fitrah berupa rasa ingin tahu yang luar biasa untuk mendorongnya mencari pengetahuan dan mencapai kesempurnaan.

Al-Qur’an dan hadis memberikan kedudukan tinggi bagi ilmu:

  • Dalam Surah Az-Zumar ayat 9, Allah mempertanyakan apakah sama antara orang yang mengetahui dengan yang tidak mengetahui.
  • Dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, Allah menjanjikan akan mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
  • Imam Ali bin Abi Thalib menyatakan bahwa ilmu lebih baik daripada harta; ilmu menjaga pemiliknya, sementara pemilik harta harus menjaga hartanya. Ilmu akan bertambah jika diinfakkan, sedangkan harta akan berkurang.

Tiga Tingkatan Ilmu dalam Tasawuf

Dr. Kholid Al Walid menjelaskan tiga tingkatan utama ilmu:

  • Tingkat Pertama (Ilmu Berbasis Dalil & Akal):
    Ilmu yang ditegakkan berdasarkan dalil untuk mengangkat kebodohan.
    Ini mencakup pengetahuan indrawi dan empiris yang kemudian diolah oleh akal (ilmu aqli) menjadi teori, sains, dan teknologi. Pada tingkat ini, ilmu juga digunakan untuk memahami teks suci (Al-Qur’an dan Hadis) menggunakan daya nalar.
  • Tingkat Kedua (Ilmu Khafi/Ma’rifah):
    Ilmu yang tumbuh dari rahasia kesucian diri dan jiwa yang bersih melalui proses riyadhah (pelatihan diri).
    Pengetahuan ini bersifat intuitif dan muncul sebagai “lintasan pengetahuan” atau hikmah dari alam gaib ke dalam diri seseorang.
    Orang yang menjaga keikhlasannya akan memancarkan sumber hikmah dari hatinya melalui lisannya.
  • Tingkat Ketiga (Ilmu Laduni):
    Tingkatan tertinggi di mana pengetahuan diberikan langsung dari sisi Allah (min ladunna ‘ilma).
    Ilmu ini tidak didapat melalui proses belajar biasa, melainkan melalui pengangkatan hijab (tirai) antara hamba dengan hakikat Ilahi.
    Pada tahap ini, segala yang keluar dari diri hamba tersebut berasal dari sisi Allah, dan ia dapat melihat rahasia alam semesta (Ummul Kitab).

Relevansi Ilmu Dunia dan Ilmu Ilahi

Ilmu dunia (sains dan teknologi) memang memberikan fasilitas kehidupan, namun tidak selalu menyempurnakan hakikat kemanusiaan dan bahkan bisa menjadi ancaman jika tidak dibimbing oleh nilai Ilahi.
Ilmu Ilahi adalah upaya untuk mendapatkan tuntunan yang mengarahkan fitrah manusia menuju kesempurnaan.
Oleh karena itu, mempelajari alam semesta seharusnya membuka kesadaran bahwa segala sesuatu adalah manifestasi dan ayat-ayat Allah yang maha sempurna.

Penutup

Manusia diperintahkan untuk terus berdoa, “Rabbi zidni ‘ilman” (Ya Allah, tambahkanlah padaku ilmu), karena hanya dengan ilmu kita dapat menjadi dekat dengan hakikat Ilahi. Pengetahuan itulah yang mengantarkan manusia pada kesempurnaan hakiki.

Tasawuf 36 Hakikat dan Tingkatan Pengetahuan Ilahi

Bersama KH Dr. Kholid Al Walid M.Ag
Belajar Tasawuf Seri 36 [ Al-Ilmu (Pengetahuan Ilahi)
LIVE STREAMING Senin, 29 Agustus 2022 Jam 20.00 WIB sampai selesai

YouTube: Misykat TV
SoundCloud: SoundCloud.com/misykat-bandung
Spotify: Misykat Bandung
Web: Misykat.net

#MisykatTV #DiskusiDigital

 

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us