16 October 2026

Bismillahirrohmaanirrohiim …

Di dalam kitab Minhajus Sunnah karya Ibnu Taimiyah—salah satu ulama rujukan kalangan Salafi—yang diterbitkan oleh Darul Hadis Kairo pada jilid keempat cetakan tahun 2004, halaman 59, Ibnu Taimiyah menyatakan bahwa sesungguhnya tidak ada seorang pun yang sebanding seperti Ja’far bin Muhammad (Imam Ja’far ash-Shadiq) setelah masa beliau.
Para imam besar telah belajar dan mengambil ilmu darinya, seperti Imam Malik, Ibnu Uyainah, Syu’bah, Ats-Tsauri, Ibnu Juraij, Yahya bin Sa’id, serta tokoh-tokoh ulama terkemuka lainnya yang semisal dengan mereka.

Selanjutnya, dipaparkan pula pernyataan dari Imam Abu Hanifah (pencetus Mazhab Hanafi) sebagaimana dikutip oleh Al-Alusi di dalam kitabnya yang berjudul Mukhtashar Tuhfah.
Al-Alusi merupakan salah satu ulama Ahlussunnah, dan kitab tersebut diterbitkan oleh Al-Mathba’ah As-Salafiyyah pada tahun 1373 Hijriah, tepatnya pada halaman ke-8.

Al-Alusi menuliskan bahwa Abu Hanifah merupakan sosok yang sangat dibanggakan di kalangan Ahlussunnah. Beliau berkata dengan lisan yang fasih:
“Jika bukan karena dua tahun, maka celakalah An-Nu’man.”
Yang dimaksud dengan masa dua tahun tersebut adalah ketika beliau menuntut ilmu dari Imam Ja’far ash-Shadiq.

Namun, sangat disayangkan betapa banyak kaum muslimin yang belum mengetahui kedudukan mulia Imam Ja’far ash-Shadiq, padahal dua imam besar pencetus mazhab fiqih mengambil ilmu langsung dari beliau.
Riwayat inilah yang tercantum secara nyata di dalam kitab Minhajus Sunnah dan Mukhtashar Tuhfah.

Dalil2 Kedudukan Imam Ja far ash Shadiq

Allahumma sholli ‘alaa muhammad wa aali muhammad

—

Video sumber: Dalil-dalil Channel

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us