20 October 2026

Bismillahirrohmaanirrohiim…
Allahumma sholli ‘alaa Muhammad wa aali Muhammad

Allah tidak akan membalas secara adil orang mukmin di akhirat, karena amal manusia tidak akan sebanding dengan besarnya anugerah Allah.

Lalu bagaimanakah balasan yang Allah berikan? Apakah anugerah kebajikan-Nya juga dilimpahkan saat di dunia?

Simak Penjelasan lengkap Tafsir Al-Quran bersama M. Quraish Shihab dan Najelaa Shihab, di Hidup Bersama Al-Quran edisi spesial Tafsir Al-Mishbah.

Surah Ar-Rahman sering dijuluki sebagai “Pengantin Al-Qur’an” karena keindahannya yang penuh dengan aneka hiasan deskriptif.
Pada episode ini, pembahasan berfokus pada kelompok ayat terakhir (62-78) yang menggambarkan keluasan rahmat dan kuasa Allah SWT.

Dua Surga untuk Golongan Kanan (Ayat 62-65)

Setelah sebelumnya menjelaskan tentang dua surga bagi mereka yang dekat dengan Allah (As-Sabiqun), ayat 62 menyebutkan “Wa min dunihi ma jannatan” yang berarti di bawahnya atau selain itu, ada dua surga lagi.
Surga ini diperuntukkan bagi kelompok Ashabulyamin.
Di dalam surga, tidak ada rasa cemburu; setiap penghuninya merasa puas dan bahagia dengan apa yang diperolehnya karena mereka menyadari bahwa semua itu adalah bentuk kasih sayang Allah, bukan sekadar balasan adil atas amal mereka.

Karakteristik surga ini digambarkan sebagai ***”Mudhammatan”***, yaitu warna hijau yang sangat pekat hingga tampak kehitam-hitaman.
Bagi masyarakat Arab yang terbiasa dengan lingkungan gersang, gambaran hijau yang sejuk ini sangat menarik dan menenangkan.

Kenikmatan Buah-buahan dan Mata Air (Ayat 66-69)

Di dalam kedua surga tersebut terdapat dua mata air yang memancar (nadhdhakhatan).
Allah juga menyebutkan keberadaan buah-buahan, khususnya kurma dan delima.
Penyebutan ini melambangkan bahwa segala macam buah, dari yang kecil hingga yang besar, tersedia di sana.

Kebaikan Spiritual dan Material (Ayat 70-75)

Terdapat istilah “Khairatun Hisan” untuk menggambarkan penghuni dan fasilitas di surga.

  • Khair:
    Segala sesuatu yang dianggap baik oleh akal dan agama. Harta pun bisa disebut baik jika diperoleh dan dimanfaatkan dengan benar.
  • Hasan:
    Kebaikan yang bersifat material atau keindahan fisik. Jadi, di surga tersedia segala kebaikan, baik secara spiritual maupun material.

Mengenai bidadari (Huur), mereka digambarkan sebagai sosok yang sangat putih matanya dengan bola mata yang sangat hitam.
Mereka disebut “makshurotun fil khiyam” atau terbatas di dalam kemah-kemah.
Hal ini jangan dipahami sebagai pingitan yang menyiksa, melainkan sebuah gambaran bahwa segala kebutuhan mereka telah terpenuhi dan mereka terlayani dengan sangat baik sehingga merasa nyaman berada di tempat tinggalnya.

Aktivitas di Surga: Apakah Ada Rasa Bosan?

Menjawab pertanyaan mengenai kebosanan, dijelaskan bahwa aktivitas penghuni surga sangat beraneka ragam dan tidak tunggal.
Mereka dapat menengok penghuni neraka, bercengkerama dengan anak cucu serta pasangan, hingga berkumpul dengan rekan-rekan mereka.
Berdasarkan Surah Al-Kahfi ayat 108 dan Yasin ayat 55, penghuni surga tidak akan pernah merasa bosan karena selalu menikmati keberadaan mereka.

Kemewahan Tempat Duduk dan Istilah “Abqari” (Ayat 76-77)

Para penghuni surga duduk bersandar (bertelekan) di atas bantal-bantal hijau (rafraf) dan permadani yang indah (abqari).
Kata “Abqari” awalnya merujuk pada tempat jin dalam mitologi Arab, yang dipercaya bisa melakukan hal-hal luar biasa.
Dari sinilah muncul kata “Genius” untuk menggambarkan sesuatu yang sangat hebat atau istimewa.

Penutup: Keagungan Nama Allah (Ayat 78)

Surah ini ditutup dengan ayat: ***”Tabarakasmu Rabbika Dzul-Jalali wal-Ikram”***.

  • Tabaraka:
    Berasal dari kata Barakah, yang berarti menetap mantap, berkelanjutan, dan melimpah kebajikannya.
  • Al-Jalal:
    Sifat-sifat Allah yang menafikan segala kekurangan (Maha Suci).
  • Al-Ikram:
    Sifat Allah yang Maha Banyak pemberian dan anugerah-Nya kepada hamba-Nya.

Ayat penutup ini menekankan bahwa nama Allah itu kekal dan anugerah-Nya bagi alam semesta sangatlah luas.
Surah Ar-Rahman menunjukkan bahwa rahmat Allah meliputi seluruh makhluk, baik manusia maupun jin, di dunia maupun di akhirat.

Tafsir Surga Ar Rahman 62

 

Akan tayang setiap hari selama bulan Ramadan hanya di YouTube channel Quraish Shihab

#hidupbersamaalquran #tafsiralmishbah #quraishshihab #ramadan1441

Follow:

Dapatkan buku karya M. Quraish Shihab:

Berita Timur Tengah

  • Memuat berita terbaru...

Buku Yang Perlu Anda Miliki

Imam Ali Khamenei: Jangan Ikuti Syiah Ekstrim

Video Thumbnail
WA Follow Us