6 Cara Allah Mengabulkan Do’a Doa Hamba-Nya? Doa kita pasti terkabul

Share This:

Allah SWT pasti menjawab Do’a hamba-hamba-Nya. “Maka Allah-lah yg menjawab doa ketika hamba berdoa” (QS 2:186.)

Allah SWT berjanji, “Berdoalah kepada-Ku niscaya Aku jawab” (QS 40:60)

Dan pada ayat lainnya, “Sesungguhnya Allah tdk akan mengingkari janji-Nya“(QS3:9.)

Maka yakinlah bahwa doa-doa kita pasti di ijabah oleh Allah SWT.

Namun Allah SWT memiliki cara tersendiri dalam.menjawab doa hamba-Nya. Berikut adalah 6 cara Allah mengabulkan doa-doa hambanya:

1. Memberi apa yang diminta

Rasulullah Saw bersabda; “Maka aku beritakan berita gembira tiga hal yg terjadi pada orang yg berdoa ‘segera Allah memberikan apa yg dia minta, Allah menggantikan dg yg lebih mulia atau Allah memalingkan darinya bencana yg sekiranya bencana itu menimpanya maka dia akan celaka.

Apa yg kita inginkan segera diwujudkan Allah SWT. Sehingga kita merasa bahagia doa kita diperkenan Allah SWT.

2. Digantikan dengan yg lebih baik

Adakalanya Allah SWT karena rasa sayang-Nya tidak memberikan apa yg kita minta, akan tetapi Allah SWT berikan apa yg lebih baik dari yg kita minta. Sesuatu yg lebih utama dan lebih sesuai utk keadaan kita. Kadang jawaban Allah dlm cara yg seperti ini tdk kita sadari.

3. Allah SWT tolakan bencana

Allah tdk berikan apa yg kita minta, Allah juga tdk jg menggantikan yg lebih baik akan tetapi Allah SWT menolak kan bencana dari diri kita dan sayangnya kita tdk menyadari cara Allah yg ketiga ini dlm menjawab doa kita.

Alkisah ada seorang musafir melewati satu lembah, ia lelah dan berisitirahat sejenak ia saksikan ada tetes-tetes air mengalir di sela bebatuan, ia ambil tetes air itu dan hendak meneguknya, akan tetapi seekor burung elang menyambar tangannya shgga air itu lepas. Kali kedua peristiwa yg sama terjadi.

Kali ketiga ia siapkan batu dan tepat ketika burung tsb menyambar tangannya ia pukul dg keras hingga burung itu menggelepar dan mati.

Tetapi sejenak ia berfikir bahwa peristiwa ini adl peristiwa aneh, ia coba naik mencari sumber air, apa yg ia saksikan di antara bebatuan di atas? Seekor ular yg begitu besar melingkar dan air td adalah bisa ular yg menetes tsb.

Betapa seringnya dlm hidup kita tangan Allah bekerja menolakkan bencana dari kita dan itu terjadi karena doa kita.

Jangan pernah terfikir Allah SWT tdk mengabulkan doa kita.

4. Memberikan ketentraman hati

Ketika seorang hamba berdoa dia tengah menghubungkan dirinya dg Allah SWT. Sebagai bentuk isyarat Allah SWT bahwa doa diterima Allah SWT adl ketentraman hati pd diri hamba yg berdoa tsb.

Ada yg datang kpd Ja’far al-Shadiq dan bertanya “Apa tanda diterimanya doa ?” Ja’far al-Shadiq menjawab “Ketentraman hati”.

Bukankah itu juga Janji Allah “Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” (QS 13:28)

5. Allah bersihkan keburukan hamba dan gantikan dengan kebaikan

Dalam hadist qudsi Allah berfirman “Ketika hamba-Ku mengangkat tangannya Aku berkata ‘Akulah yg Maha Dermawan’, ketika hamba-Ku memohon kepada-Ku, Aku berkata ‘Hamba-Ku telah Kukabulkan doamu sblm engkau meminta’, ketika hamba-Ku mengusapkan tangannya ke wajah Aku berkata ‘Hamba-Ku sungguh engkau telah menang, telah kuhapuskan keburukanmu dan kultaruh namamu di antara hamba yg mendapat rahmat-Ku”.

Dalam al-Qur’an Allah berfirman “Allah menggantikan keburukan dgn kebaikan yg banyak” (QS 25:70.)

Semakin banyak kita berdoa semakin banyak dosa yg diampuni dan semakin banyak kebaikan yg kita dapatkan.

6. Allah tunda hingga hari perjumpaan dengan Allah SWT

Dalam kitab Kalimatullah Hiya Ulya disebutkan bahwa “Seorang hamba datang kepada Allah pada hari perhitungan dan Allah berfirman kepada hamba tsb. Sungguh Aku memiliki hutang kpdmu. Hamba tsb menjawab Ya Allah, Engkaulah Tuhan alam semesta bagaimana mungkin Engkau memiliki hutang? Allah berkata “Dahulu engkau berdoa kepada-Ku dan belum Aku ijabah dan sekarang Aku bayar hutang-Ku kepadamu dan masuklah kedalam surga-Ku”

Raihlah sebanyak mungkin jawaban Allah dg memperbanyak doa-doa kita di setiap nafas kehidupan kita. Awalillah setiap aktivitas kita dg doa dan akhirilah juga dg doa.

________________
sumber: * dikutip dari: Kuliah Ramadhan “Ma’rifat Doa” – Kholid Al Walid

Share This: